Jumat, 14 November 2014

TUGAS 3 SOFTSKILLS



PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

I.  Pengertian Perusahaan
       Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor
    faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta
    melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan 
    masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai
    organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber
    ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan
    dengan cara yang menguntungkan.

    A. Fungsi-fungsi Perusahaan
            Ada 2 fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir, 
            terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
              * Fungsi operasi
        Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama 
      perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, 
      pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
              * Fungsi manajemen 
         Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian. Bila keduanya berjalan dengan 
       baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer,   terkoordinasi,
       terintegrasidalam rangka mencapai tujuan. 

B. Ciri-ciri Perusahaan
                Mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali.
                Ciri umumnya :
                    * Operatif
            Adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia / 
            distribusi barang dan jasa.
                    * Koordinatif
          Diperlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk 
          mencapai tujuan.
                    * Regular
           Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat 
           mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
                    * Dinamis
           Lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri 
           terhadap perubahan.
                    * Formal
           Tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
                    * Lokasi
           Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara 
           geografis jelas.
                    * Pelayanan Bersyarat
           Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang 
           secara geografis jelas.

II.  Lingkungan Perusahaan
      Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun 
      kegiatannya.  Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
     1.   Lingkungan Eksternal
     Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan 
     perusaan.
           Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
           A)    Lingkungan eksternal makro
           Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
           Contoh :
                   * Keadaan alam => SDA, lingkungan. 
                   * Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh 
                      politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan. 
                   * Hukum.
                   * Perekonomian.
                   * Pendidikan dan kebudayaan 
                   * Social dan budaya 
                   * Kependudukan 
                   * Hubungan internasional.
            B)   Lingkungan eksternal mikro
           Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
                  Contoh : 
                   * Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. 
                   * Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian 
                      hasil-hasil produksi ke konsumen. 
                   * Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. 
                   * Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
 
     2.   Lingkungan Internal
     Adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil 
     produksi. Contoh : 
      * Tenaga kerja 
      * Peralatan dan mesin 
      * Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana) 
      * Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan 
      * System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.



PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL

I. Perusahaan 
        adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi 
   bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan 
   kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.
   A. Tujuan didirikannya suatu Perusahaan
        Tujuan dibentuknya Perusahaan dibedakan menjadi dua yaitu :
        1. Tujuan Ekonomis
            Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
            Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, 
                           kuantitas, pelanggan (inovatif).

        2. Tujuan Sosial
            Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, 
            maupun masyarakat luas.
        Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu
        memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.

   B. Perusahaan sebagai suatu Sistem 
            Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung 
        maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem 
        karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak 
        langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai 
        tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun tanggung jawab 
        sosial.
        1. Sifat Sistem Perusahaan
            Terdapat 5 sifat sistem perusahaan diantaranya :
               * Kompleks
               * Beragam
               * Dinamis
               * Saling tergantung
               * Sebagai suatu kesatuan/unit

    C. Fungsi Perusahaan
        Ada dua fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancar, terkoordinir, 
        terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yaitu :
        a. Fungsi Operasi 
            Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, 
            akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, pelayanan umum 
            dan UU, dan fungsi operasi penunjang.
        b. Fungsi Manajemen
            Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
       Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, 
       terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.
     

II. Lembaga Sosial
         Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga 
     yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat 
     mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. 
         Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat 
     tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan 
     pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah
     laku anggotanya.
         Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan 
     adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan 
     maksimum. Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan perusahaan. 
     Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran, 
     prestise,  pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada masyarakat dan sebagainya.
         Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada 
     penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. 
     Lembaga sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, 
     perusahaan  berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya 
     untuk meningkatkan nilai perusahaan.

LETAK DAN TEMPAT KEDUDUKAN PERUSAHAAN
A.  Pentingnya Letak Perusahaan
          Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana 
      perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan 
      dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.   
          Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini 
      bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara 
      coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing, disamping waktu 
      harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.    
         Oleh karena itu, pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui 
      beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.
 
B.  Jenis Letak Perusahaan
      Ada 4 jenis letak perusahaan :
        1. Letak perusahaan yang terkait pada alam 
             Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat 
             ditentukan oleh manusia misalkan, usaha pertanian, pertambangan.
        2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah
             Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu. Misalkan 
             kerajinan batik di daerah surakarta dan jogjakarta. Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini 
             dimulai dari para wanita dalam kraton.
        3. Letak perusahaan yang ditentukan pemerintah
             Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan 
             aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa tergangggu karena 
             adanya perusahaan itu.
        4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
             Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu 
             dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:
                 * Dekat dengan bahan baku 
                 * Dekat dengan pasar 
                 * Dekat dengan pemasok tenaga kerja 
                 * Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi 
                 * Iklim 
                 * Ongkos transport 
                 * Besarnya suplai modal
 
C. Cara Penentuan Letak Perusahaan
     Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
     1. Cara Kualitatif
          Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap 
          relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.
     2. Cara Kuantitatif
          Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor pada 
          masing-masing kriteria. 
 Sedangkan menurut teori Alfred Weber, dalam teorinya mengemukakan ada dua faktor yang 
 mempengaruhi penetapan lokasi perusahaan, yaitu :
   * Biaya pengangkutan 
   * Biaya tenaga kerja


PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

     Pembagian Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro ini tidaklah mutlak sebab pengertian total (agregat) merupakan penjumlahan dari satuan-satuan (unit-unit khusus yang lebih kecil). Misalnya, pendapatan nasional adalah penjumlahan dari pendapatan rumah tangga yang terdapat dalam suatu masyarakat. Membagi Ilmu Ekonomi menjadi Makro dan Mikro tidaklah berarti bahwa persoalan-persoalan pendapatan tidak dipersoalkan lagi dalam Ekonomi Mikro dan persoalan-persoalan tentang harga tidak dibicarakan lagi dalam Ekonomi Makro.
     Kedua persoalan itu sebenarnya masih juga dibahas hanya saja pembahasannya berbeda. Untuk itu, perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi makro berikut:
Ekonomi Mikro
   1. Membahas perilaku individu rumah tangga.
   2. Membahas perilaku individu perusahaan.
   3. Membahas perilaku suatu pasar (industry).
   4. Menganalisis masalah-masalah
       a. Proses terjadinya tingkat harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar dalam Teori 
           Harga;
       b. Bagaimana produsen menentukan tingkat produksi dan memilih factor produksi sehingga 
           dapat memberikan keuntungan dalam Teori Produksi;
       c. Factor-faktor yang menentukan pendapatan setiap factor produksi dalam Teori Distribusi. 

Ekonomi Makro
   1. Membahas perilaku rumah tangga dalam suatu perekonomian Negara.
   2. Membahas perilaku seluruh perusahaan yang terdapat dalam suatu perekonomian Negara.
   3. Membahas perilaku seluruh pasar (industry) dalam suatu perekonomian Negara.
   4. Menjelaskan persoalan-persoalan:
       a. Factor-faktor produksi yang tidak dapat digunakan secara penuh dalam perekonomian yang 
           diatur oleh mekanisme pasar;
       b. Langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran;
       c. Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga-harga barang (inflasi) serta 
           kebijakan apa untuk mengatasi masalah inflasi tersebut.
 
     Lingkungan eksternal adalah suatu lingkungan yang berada di luar perusahaan. Perubahaan yang terjadi dalam lingkungan eksternal akan mempengaruhi kinerja di dalam perusahaan secara keseluruhan. Lingkungan eksternal dapat dibagi dua yaitu: a) Lingkungan eksternal makro yaitu lingkungan di luar yang berkaitan dan berpengaruh erat dengan kegiatan perusahaan. Faktor-faktor lingkungan makro perusahaan terdiri dari faktor kependudukan, ekonomi, teknologi, politik dan hukum, sosial budaya, dan fisik alamiah; (b) Lingkungan eksternal mikro, yaitu lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar. Lingkungan ini terdiri dari pemasok, perantara, pesaing, dan masyarakat atau pembeli. Secara umum, faktor-faktor tersebut dipandang sebagai faktor yang tidak dapat dikontrol seperti halnya lingkungan makro eksternal. Faktor lingkungan eksternal mikro memberi pengaruh yang lebih besar daripada makro eksternal.
1. Makro
       Ekonomi Makro, contohnya : pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, 
       pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. Pertumbuhan suatu negara tergantung pada 
       efektivitas dan efisiensi sistem pasar dalam mengalokasikan barang dan jasa. Beberapa kondisi 
       yang diperlukan supaya sistem dapat bekerja secara efektif dan efisien adalah:
       a. Adanya hak memiliki dan mengelola properti swasta
       b. Adanya kebebasan memilih dalam perdagangan barang dan jasa
       c. Adanya ketersediaan informasi yang akurat berkaitan dengan barang dan jasa

2. Mikro
       Ekonomi Mikro, contohnya : permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku 
       produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan. Dalam lingkup mikro 
       perilaku etis identik dengan kepercayaan atau trust. Dalam lingkup mikro terdapat rantai relasi 
       dimana pemasok (supplier), perusahaan, konsumen, karyawan saling berhubungan dalam 
       kegiatan bisnis yang saling mempengaruhi. Tiap mata rantai di dalam relasi harus selalu 
       menjaga etika sehingga kepercayaan yang mendasari hubungan bisnis dapat terjaga dengan baik.



 
Referensi :
Buku Pengantar Bisnis,John Soeprihanto,Edisi Kelima
https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/