Ficky Kusmayadi
Jumat, 24 Maret 2017
Minggu, 13 November 2016
PARAGRAF DEDUKTIF DAN PARAGRAF INDUKTIF
NAMA: FICKI KUSMAYADI
NPM : 24214195 /3EB18
- Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.
Ciri-ciri kalimat deduktif:
- Kalimat utama berada di awal paragraf.
- Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan-penjelasan.
Pola Paragraf deduktif:
Umum,
Khusus,
Khusus,
Khusus.
Contoh Paragraf deduktif:
One Direction (disingkat 1D) adalah grup vokal pop pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles, Louis Tomlinson, dan sebelumnya, Zayn Malik sampai 25 Maret 2015. Grup vokal ini menandatangani kontrak dengan label rekaman milik Simon Cowell, Syco Records, setelah menjadi juara ketiga dalam ajang kompetisi menyanyi Britania Raya, The X Factor pada tahun 2010. Didorong oleh kesuksesan internasional di media sosial, lima album One Direction, Up All Night (2011), Take Me Home (2012), Midnight Memories (2013), Four (2014), dan “Made In The A.M.” (2015) menduduki tangga lagu teratas di pasar musik dunia, dan menghasilkan lagu-lagu hit seperti “What Makes You Beautiful”, “Live While We’re Young”, dan “Story of My Life”. Album studio kelima mereka, Made in the A.M., dirilis pada bulan November 2015.
- Paragraf Induktif
Kalimat utama Paragraf induktf terletak pada bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, rincian khusus maupun bukti-bukti yang kemudia disimpulkan atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf. Paragraf Induktif dikembangkan dari pola khusus ke umum.
Ciri-ciri kaliamat Induktif:
- Diawali dengan penjelasan-penjelasan khusus.
- Kemudian, digeneralisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan-penjelasan khusus.
- Kesimpulan yang merupakan kalimat utama terdapat di akhir Paragraf.
Pola Kalimat Induktif:
Khusus,
Khusus,
Khusus,
Umum.
PARAGRAF INDUKTIF TERDIRI DARI BERBAGAI JENIS, YAITU:
A.GENERALISASI adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh:
Setelah ujian siswa-siswi kelas XII SMA Perguruan Advent Salemba diperiksa, ternyata nilai mereka beragam.Sebanyak 25 siswa nilai nya melebihi standar rata-rata kelulusan, 15 siswa mendapat nilai tepat pada rata-rata standar kelulusan, dan tidak seorangpun mendapat nilai dibawah standar rata-rata kelulusan.Bisa dikata kegiatan belajar mengajar di kelas dan sekolah ini cukup memuaskan dan berhasil.
B.ANALOGI adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Contoh:
Untuk mendaki sebuah gunung yang tinggi dibutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat agar sampai di atas dengan selamat. Hal ini dikarenakan akan banyak halangan dan rintangan yang akan menghadang di depan. Jika salah melangkah, bisa jadi kita malah akan terperosok dan jatuh ke jurang. Begitu juga dengan menggapai kesuksesan, untuk mencapai puncak kesuksesan juga dibutuhkan persiapan – persiapan matang dan mental yang kuat. Persiapan – persiapan itu diantaranya adalah ilmu, pengalaman dan keahlian khsusus. Jika kita tidak memiliki persiapan yang matang, maka kita akan mengalami hal yang sama dengan memanjat gunung yang tanpa persiapan, yakni kita bisa jatuh terperosok dan tidak akan sampai ke puncak kesuksesan. Oleh karena itu, mencapai kesuksesan sama halnya dengan mencapai puncak gunung, yaitu membutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat.
C.SEBAB-AKIBAT (Kausal) adalah proses penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan. Hubungan kausal ada tiga jenis, yaitu sebagai berikut:
- Sebab – Akibat.Sebab – akibat ini berpola A menyebabkan B.
- Akibat – Sebab. Akibat – sebab ini berpola Akibat dari B
- Akibat – Akibat. Akibat – akibat merupakan penalaran yang menyiratkan penyebabnya, Peristiwa akibat langsung disimpulkan pada akibat yang lain.
Contoh:
Bantuan sarana dan prasarana pendidikan belum maksimal dan belum merata hingga ke pelosok negeri. Masih banyak sekolah dengan minim fasilitasdan gedung yang tidak layak pakai bahkan cenderung membahayakan karena hampir roboh. Bantuan uang tunjangan pendidikan bagi siswa kurang mampu pun ternyata masih belum sampai ke tangan yang semestinya menerima. Masih banyak siswa yang kurang mampu harus membayar biaya sekolah sedangkan siswa yang mampu justru mendapat beasiswa sekolah gratis. Itulah mengapa pendidikan di Indonesia sampai detik ini belum bisa dikatakan maju
D.PERBANDINGAN adalah jenis paragraf yang isi atau gagasan utamanya disampaikan dengan cara dibandingkan dengan suatu objek lain yang memiliki kesamaan ciri tertentu.
Contoh:
Musik Rock adalah salah satu genre dalam khasanah musik populer dunia yang biasanya didominasi oleh vokal, gitar, drum, dan bas. banyak juga dengan penambahan instrumen seperti keyboad, piano maupun synthesizer. Musik rock biasanya mempunyai beat yang kuat dan didominasi oleh gitar, baik elektrik maupun akustik.Sedangkan Musik Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle not
Senin, 07 November 2016
NAMA: FICKI KUSMAYADI /3EB18/24214195
Contoh kalimat, berdasarkan ciri-ciri kalimat efektif :
1. Kesepadanan
· Ronaldo adalah pemain sepak bola Real Madrid, Ronaldo berasal dari Portugal. (tidak efektif)
· Ronaldo adalah pemain sepak bola Real Madrid, yang berasal dari Portugal. (efektif)
2. Kesejajaran
· Durian itu dimakan Rere setelah buah membelahnya.(tidak efektif)
· Durian itu dimakan Rere setelah buahnya dibelah.(efektif)
3. Ketegasan
A. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di awal kalimat.
· Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini. (tidak efektif)
· Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (efektif)
B. Membuat urutan kata yang bertahap.
· Bukan sejuta, seribu, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (tidak efektif)
· Bukan seratus, seribu, atau seratus ribu, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (efektif)
C. Melakukan pengulangan kata.
· Film itu tertarik, film itu terharu.(tidak efektif)
· Film itu menarik, film itu mengharukan. (efektif)
D. Mempergunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
· Yang akan bertanggung jawab dialah. (tidak efektif)
· Dialah yang akan bertanggung jawab. (efektif)
· minumnya aqua dingin, apapun makananya. (tidak efektif)
· Apapun makananya, minumnya aqua dingin. (efektif)
· Dia mengerti akankah maksudku ? (tidak efektif)
· Akankah dia mengerti maksudku ? (efektif)
4. Kehematan
· Akibat ia tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (tidak efektif)
· Akibat tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (efektif)
5. Kecermatan
· Dosen baru pergi ke ruang sekdos. (tidak efektif)
· Dosen yang baru pergi ke ruang sekdos. (efektif)
6. Kepaduan
· Guru itu menceritakan tentangpegalaman masa kecilnya. (tidak efektif)
· Guru itu menceritakan pengalaman masa kecilnya. (efektif)
7. Kelogisan
· Kepada Ibu kepala sekolah, waktu dan tempat kami persilahkan. (tidak efektif)
· Kepada Ibu kepala sekolah, kami persilahk
Minggu, 11 Januari 2015
TUGAS 7
1.Manajemen pemasaran sering disebut
juga sebagai manajemen permintaan karena Manajemen pemasaran adalah suatu
analisis,perencanaan,implementasi,dan pengendalian dari program-program yang
dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang
bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi,oleh karena
itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan.
2.Perbedaan kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran yaitu
Kebutuhan dalam konsep pemasaran merupakan suatu hal yang penting baik
bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan-kebutuhan tersebutlah
terciptanya produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga sangat
berkaitan dengan pemasar.
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta dapat memajukan perusahaannya.
3.Perbedaan pasar dan pemasaran secara singkat
Pengertian “pasar” semula adalah tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang- barang mereka atau lebih jelasnya tempat pertemuan pembeli dan penjual.
Jika harus mendefinisikan pemasaran, kebanyakan orang, mengatakan pemasaran artinya ”penjualan/periklanan”.
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta dapat memajukan perusahaannya.
3.Perbedaan pasar dan pemasaran secara singkat
Pengertian “pasar” semula adalah tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang- barang mereka atau lebih jelasnya tempat pertemuan pembeli dan penjual.
Jika harus mendefinisikan pemasaran, kebanyakan orang, mengatakan pemasaran artinya ”penjualan/periklanan”.
Pengertian pasar menurut pemasaran adalah:
Pasar adalah kelompok individual (perorangan maupun
organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, berdaya beli,
dan berniat merealisasikan pembelian tersebut.
Kesimpulan
nya :
Dari pernyataan di atas saya menarik kesimpulan
tentang pangertian atau definisi pasar dan pemasaran yang lebih singkat dan
jelas, Yaitu:
Pasar adalah Individu atau kelompok maupun organisasi
yang mempunyai kebutuhan, berdaya beli, dan merealisasikan kebutuhan tersebut
sebagai permintaan atas barang atau jasa.
Dan pemasaran adalah proses dimana
individu/ kelompok memperoleh apa yang mereka inginkan dengan menyediakan
sesuatu kebutuhan, menetapkan harga, mendistribusikan, menawarkan atau
mempromosikan dengan mempertukarkan produk serta jasa yang bernilai agar
memuaskan pihak lain (konsumen) dan mencapai tujuan individu/ kelompok
tersebut.
4.Bauran pemasaran (Marketing mix)
Pengertian Bauran
pemasaran adalah unsur atau elemen internal penting yang membentuk program
pemasaran sebuah organisasi. Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep
universal yang telah dikembangkan dalam pemasaran. (Ad. Payne, 1995:31)
Bauran pemasaran terdiri dari:
Bauran pemasaran terdiri dari:
- Produk. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan oleh individu, rumah tangga, maupun organisasi ke dalam pasar untuk diperhatikan, digunakan, dibeli, maupun dimiliki.
- Harga. Harga adalah sejumlah nilai yang dipertukarkan untuk memperoleh suatu produk.
- Tempat. Tempat adalah menyediakan produk kepada konsumen pada tempat yang tepat, kualitas yang tepat, dan jumlah yang tepat.
- Promosi. Promosi adalah kegiatan-kegiatan untuk mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan produk dan membujuk konsumen untuk membelinya.
Referensi
http://pengertian-skripsi.blogspot.com/2011/02/pengertian-bauran-pemasaran.html
Tugas 6
1.Alasan memilih
jurusan Akuntansi dan manfaat yang diharapkan dari ilmu Akuntansi untuk
kehidupan saya yaitu salah satunya
karena dulunya sewaktu saya duduk dibangku SMA saya berasal dari jurusan Ilmu
Sosial . Dimana saya disana sudah mendapatkan pelajaran yang berhubungan dengan
akuntansi baik pelajaran dasar akuntansi maupun sampai pelajaran selanjutnya
yang lebih meluas. Sehingga ketika saya ingin melanjutkan studi saya berpikir
alangkah baiknya jika saya melanjutkan kejurusan yang sama yaitu akuntansi.
Alasan saya yang kedua yaitu dimana orangtua saya sudah sangat mendukung saya
untuk memilih jurusan ini karena prospek kerja kedepannya sangat meluas .
Karena dilihat dari segi pembelajarannya akuntansi itu berhubungan dengan
keuangan dan didalam pelajaran akuntansi juga diajarkan untuk mengerjakan
sesuatu dengan teliti,jujur dan bertanggung jawab. Jadi, setiap perusahaan
pasti membutuhkan seorang Akuntan untuk dapat mengatur keuangan didalam
perusahaan tersebut . Dan jika yang diambil perusahaan dari jurusan yang tidak
berhubungan dengan keuangan mungkin sulit atau tidak sejalan karena pastinya
tidak begitu mendalami akuntansi. Seorang Akuntan itu tidak hanya diperlukan
diperusahaan jasa atau perusahaan dagang tetapi banyak perusahaan yang pasti
membutuhkannya karena perusaahan manapun pasti membutuhkan seorang Akuntan
untuk mengatur keuangan perusaahan tersebut. Selain itu seorang Akuntan juga
sangat dibutuhkan sekali dibank , dimana disana setiap pekerjaan sudah
berhubungan dengan uang dan seorang Akuntan yang bisa dikatakan paling cocok
untuk bekerja disana .
2.Jenis jenis bidang Akuntansi beserta contohnya.
1. Akuntansi Keuangan merupakan bidang akuntansi terutama yang berkaitan dengan
pencatatan dan pelaporan keuanganperusahaan
yang ditujukan terutama kepada pihak-pihak eksternal perusahaan seperti investor, kreditor, lembaga pemerintah,
pelanggan, pemasok dan masyarakat.
2. Akuntansi Manajemen merupakan bidang akuntansi yang
termasuk didalamnya akuntansi keuangan dan data-data keuangan estimasian yang
berguna bagi manajer untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari dan merencanakan masa
depan operasi perusahaan.
3. Akuntansi Biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang berhubungan dengan pencatatan dan
pelaporan biaya biaya perusahaan. Akuntansi biaya ini bermanfaat bagi manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan
biaya-biaya perusahaan.
4. Perpajakan merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan
penghitungan, pencatatan dan pelaporan pajak-pajak yang menjadi kewajiban
perusahaan untuk dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang
Perpajakan yang berlaku.
5. Pemeriksaan Laporan Keuangan (Auditing) merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan
kewajaran pencatatan dan pelaporan keuangan yang disusun dan dipublikasikan
oleh manajemen perusahaan.
6. Penganggaran merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan
rencana secara terinci untuk mencapai sasaran yang ditetapkan perusahaan
seperti penjualan,
biaya, aset dan laba.
7. Perancangan Sistem Informasi merupakan bidang akuntansi yang
meliputi kegiatan identifikasi kebutuhan informasi untuk kepentingan internal
maupun eksternal yang akan membantu manajemen untuk mengawasi dan mengendalikan
jalannya operasi perusahaan.
8. Pemeriksaan Internal merupakan bidang akuntansi yang
berhubungan dengan kegiatan pemeriksaan efisiensi dan efektivitas operasi
perusahaan dan untuk menjamin bahwa para karyawan dan bagian bagian dari
perusahaan telah melaksanakan prosedur dan rencana yang ditetapkan manajemen
9. Akuntansi Pemerintahan atau Sektor Publik merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan dan
pelaporan keuangan pada organisasai pemerintahan atau organisasi yang
memberikan jasa publik
10. Konsultasi Manajemen merupakan jasa yang dapat diberikan
oleh akuntan selain yang berhubungan dengan akuntansi seperti studi kelayakan,
susunan organisasi,
analisis data ekonomi dan lain-lain
3.Pengertian
laporan keuangan dan syarat syarat dalam laporan keuangan.
Laporan
keuangan adalah laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan baik
didalam maupun diluar perusahaan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha
perusahaan .
Syarat
syarat Laporan keuangan ;
1.Relevan
artinya informasi yang disajikan harus ada hubungannya dengan pihak pihak yang
memerlukan untuk mengambil keputusan.
2.Dapat
dimengerti artinya bahwa laporan keuangan harus disajikan secara jelas dan
mudah dipahami oleh para pemakainya.
3.Netral
artinya bahwa laporan keuangan bersifat umum , objektif , dan tidak memihak
pada kepentingan pemakai tertentu.
4.Tepat
waktu artinya bahwa laporan keuangan harus disajikan tepat pada waktunya.
5.Lengkap
artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat syarat
tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.
Referensi
Tugas 5
1.Perbedaan
antara kewiraswastaan, wiraswasta , dan wiraswastaan yaitu
-Kewiraswastaan
adalah kemampuan dan kemauan dari seseorang untuk menginvestasikan dan
mempertaruhkan waktu , uang , dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan
menjadikannya berhasil.
-Wiraswata
adalah alternative penyediaan lapangan pekerjaan minim bagi sipemilik modal itu
sendiri.
-Wiraswastaan
adalah sebuah profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang
diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang hanya dapat diperoleh dari
suatu rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik .
2.Perbedaan ciri
perusahaan besar dan perusahaan kecil beserta contohnya yaitu
Ciri perusahaan
besar :
-Pada umumnya
dikelola atau dipimpin oleh manajer professional(bukan pemiliknya)
-Struktur
organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan
-Persentase
kegagalan usaha relative rendah
-Modal jangka
panjang relatif lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usaha.
Contoh
perusahaan besar :
-PT Unilever
Indonesia Tbk
-Bidang
Perbankan : BCA , BRI , MANDIRI
-PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk
-PT.
Telekomunikasi Indonesia Tbk
Ciri perusahaan
kecil :
-Pada umumnya
dikelola atau dipimpin sendiri oleh sipemiliknya.
-Struktur
organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas atau jabatan pada
seseorang.
-Persentase
kegagalan usaha relative cukup tinggi
-Kesulitan untuk
mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
Contoh
perusahaan kecil :
-Usaha kecil
dibidang kuliner
-Usaha kecil
dibidang jasa
-Usaha kecil
jual beli
-Usaha kecil
dibidang Agrobisnis
3.Contoh
Franchise local dan asing yang ada di Indonesia yaitu :
Contoh Franchise
Asing :
-Fast Food :
KFC, Texas Fried Chicken , Mc. Donald , A & W.
-Restaurant/café/bar
: Red Lobster , Panderosa , asaizzler.
-Pizza/es
krim/Youghurt/donut : Pizza Hut , Round tabl pizza , Jollie Bee , Baskin ,
Robins
-Soft drink :
Green spot , Coca cola , Pepsi cola , Gatorade
-Seven Eleven
-Starbuck Coffe
-Sushie
-Steak
Contoh Franchise
Local :
-Hayam wuruk
ayam tulang lunak
-Ayam bakar Mas
Mono
-Bumbu Kuring
-Es Teler 77
-mang Kabayan
-Kebab Turki
-Sop Durn
-Waralab fried
Chicken
4.Kuntungan dan
kerugian suatu franchise yaitu :
Keuntungan Franchise
:
-Adanya program
program pelatihan dari Franchisor (yang punya perusahaan) sehingga kurangnya
skill dapat ditanggulangi.
-Secara
psikologis pihak Franchise akan berusaha untuk dapat memajukan bisnisnya itu
disamping mendapat bantuan dan bimbingan dari pihak Franchise.
-Populer
seketika.
-Karena sudah
popular maka tentu saja perusahaan baru tersebut tidak butuh dana besar untuk
promo
-Resiko dalam
bsinis Franchise biasanya umunya kecil.
-Franchise
mendapat hak untuk menggunakan merk dagang,paten , hak cipta dan resep rahasia milik Franchisor.
Kekurangan
Franchise :
-Peran yang
dimainkan oleh Franchisor sangat besar dngan kontrol yang tinggi sehingga pihak
franchise hilang kemandiriannya.
-Kesukaran dalam
menilai kualitas franchisor.
-Biasanya
kontral franchise berisikan juga pembatasan pembatasan terhadap bisnis
franchise dan ruang gerak dari pihak franchisor.
-Kebijakan
kebijakan pihak franchisor tidak selamanya berkenaan dihati pihak franchise.
-Franchisor bisa
jadi membuat kesalahan dalam kebijakannya.
Referensi
Jumat, 14 November 2014
TUGAS 3 SOFTSKILLS
PERBEDAAN
PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
I. Pengertian
Perusahaan
Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas
pengolahan faktor
faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat,
mendistribusi serta
melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan
kebutuhan
masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan
dijalankan sebagai
organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir
sumber-sumber
ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan
kebutuhan
dengan cara yang
menguntungkan.
A. Fungsi-fungsi Perusahaan
Ada 2 fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir,
terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan
perusahaan.
* Fungsi operasi
Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia,
fungsi operasi utama
perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi,
transformasidan komunikasi,
pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
* Fungsi manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian. Bila keduanya berjalan
dengan
baik perusahaan akan
menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi,
terintegrasidalam
rangka mencapai tujuan.
B. Ciri-ciri Perusahaan
Mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali.
Ciri umumnya :
* Operatif
Adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia
/
distribusi barang dan jasa.
* Koordinatif
Diperlukan
koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk
mencapai tujuan.
* Regular
Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan
keteraturan yang dapat
mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
* Dinamis
Lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan
menyesuaikan diri
terhadap perubahan.
* Formal
Tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
* Lokasi
Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang
secara
geografis jelas.
* Pelayanan Bersyarat
Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam
suatu kawasan yang
secara geografis jelas.
II.
Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik
organisasi maupun
kegiatannya. Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan
yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan
perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A) Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap
kegiatan usaha.
Contoh :
* Keadaan alam => SDA, lingkungan.
* Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh
oleh
politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
* Hukum.
* Perekonomian.
* Pendidikan dan kebudayaan
* Social dan budaya
* Kependudukan
* Hubungan internasional.
B) Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
* Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
* Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian
hasil-hasil produksi ke konsumen.
* Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan
metode, dll.
* Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2. Lingkungan Internal
Adalah faktor-faktor yang berada
dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil
produksi. Contoh :
* Tenaga kerja
* Peralatan dan mesin
* Permodalan (pemilik,
investor, pengelolaan dana)
* Bahan mentah, bahan
setengah jadi, pergudangan
* System informasi dan
administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.
PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA
SOSIAL
I. Perusahaan
adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi
masyarakat jadi
bukan untuk mencapai
keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan
kerja, pertimbangan
politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.
A. Tujuan didirikannya
suatu Perusahaan
Tujuan dibentuknya Perusahaan dibedakan menjadi dua yaitu :
1. Tujuan Ekonomis
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba,
pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga,
kuantitas, pelanggan
(inovatif).
2. Tujuan Sosial
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan,
penyedia, faktor-faktor produksi,
maupun masyarakat luas.
Kedua
tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu
memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.
B. Perusahaan sebagai suatu Sistem
Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling
berinteraksi baik secara langsung
maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah
suatu sistem
karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung
atau tidak
langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi
barang dan jasa untuk mencapai
tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun
tanggung jawab
sosial.
1. Sifat Sistem Perusahaan
Terdapat 5 sifat sistem perusahaan diantaranya :
* Kompleks
* Beragam
* Dinamis
* Saling tergantung
* Sebagai suatu kesatuan/unit
C. Fungsi
Perusahaan
Ada dua fungsi perusahaan apabila kedua fungsi
tersebut dijalankan dengan lancar, terkoordinir,
terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yaitu :
a. Fungsi Operasi
Pembelian dan produksi, pemasaran,
keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan,
akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi,
pelayanan umum
dan UU, dan fungsi operasi penunjang.
b. Fungsi Manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer,
Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer,
terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.
II. Lembaga Sosial
Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga
kemasyarakatan salah satu jenis lembaga
yang
mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar
manusia saat
mereka
menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan
keteraturan hidup.
Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman
kepada anggota masyarakat
tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang
menyangkut kebutuhan
pokok,
menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi
tingkah
laku
anggotanya.
Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan
perusahaan
adalah
perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat
keuntungan
maksimum.
Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan
perusahaan.
Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi
pengangguran,
prestise, pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada masyarakat dan
sebagainya.
Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak
pada
penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung
jawab sosial.
Lembaga
sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial.
Sebaliknya,
perusahaan berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan
memfokuskan kegiatannya
untuk
meningkatkan nilai perusahaan.
LETAK DAN TEMPAT KEDUDUKAN
PERUSAHAAN
A. Pentingnya Letak Perusahaan
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana
perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat
kedudukan perusahaan
dapat
diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat
ini
bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan
dengan cara
coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing,
disamping waktu
harus
berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.
Oleh karena itu, pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan
dan diputuskan melalui
beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.
B. Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 jenis letak perusahaan :
Ada 4 jenis letak perusahaan :
1. Letak perusahaan yang terkait pada alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber
alam, jadi tidak dapat
ditentukan oleh manusia misalkan, usaha pertanian, pertambangan.
2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu. Misalkan
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu. Misalkan
kerajinan batik di daerah surakarta dan jogjakarta. Hal ini
disebabkan dulu seni membatik ini
dimulai dari para wanita dalam kraton.
3. Letak perusahaan yang ditentukan pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan
3. Letak perusahaan yang ditentukan pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan
aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa
tergangggu karena
adanya perusahaan itu.
4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu
4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:
* Dekat dengan bahan baku
* Dekat dengan pasar
* Dekat dengan pemasok tenaga kerja
* Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
* Iklim
* Ongkos transport
* Besarnya suplai modal
C. Cara Penentuan Letak Perusahaan
Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
1. Cara Kualitatif
Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap
Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap
relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.
2. Cara Kuantitatif
Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor pada
2. Cara Kuantitatif
Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor pada
masing-masing kriteria.
Sedangkan menurut teori Alfred
Weber, dalam teorinya mengemukakan ada dua faktor yang
mempengaruhi penetapan lokasi
perusahaan, yaitu :
* Biaya
pengangkutan
* Biaya tenaga kerja
PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO
Pembagian Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro ini tidaklah mutlak sebab pengertian
total (agregat) merupakan penjumlahan dari satuan-satuan (unit-unit khusus yang
lebih kecil). Misalnya, pendapatan nasional adalah penjumlahan dari pendapatan
rumah tangga yang terdapat dalam suatu masyarakat. Membagi Ilmu Ekonomi menjadi
Makro dan Mikro tidaklah berarti bahwa persoalan-persoalan pendapatan tidak
dipersoalkan lagi dalam Ekonomi Mikro dan persoalan-persoalan tentang harga
tidak dibicarakan lagi dalam Ekonomi Makro.
Kedua persoalan itu sebenarnya masih juga dibahas hanya saja pembahasannya berbeda. Untuk itu, perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi makro berikut:
Ekonomi Mikro
1. Membahas perilaku individu rumah tangga.
2. Membahas perilaku individu perusahaan.
3. Membahas perilaku suatu pasar (industry).
4. Menganalisis masalah-masalah
Kedua persoalan itu sebenarnya masih juga dibahas hanya saja pembahasannya berbeda. Untuk itu, perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi makro berikut:
Ekonomi Mikro
1. Membahas perilaku individu rumah tangga.
2. Membahas perilaku individu perusahaan.
3. Membahas perilaku suatu pasar (industry).
4. Menganalisis masalah-masalah
a. Proses terjadinya tingkat harga dan jumlah barang yang
diperjualbelikan di pasar dalam Teori
Harga;
b. Bagaimana produsen menentukan tingkat produksi dan memilih factor produksi sehingga
b. Bagaimana produsen menentukan tingkat produksi dan memilih factor produksi sehingga
dapat memberikan keuntungan dalam Teori Produksi;
c. Factor-faktor yang menentukan pendapatan setiap factor produksi dalam Teori Distribusi.
c. Factor-faktor yang menentukan pendapatan setiap factor produksi dalam Teori Distribusi.
Ekonomi
Makro
1. Membahas perilaku rumah tangga dalam suatu perekonomian Negara.
2. Membahas perilaku seluruh perusahaan yang terdapat dalam suatu perekonomian Negara.
3. Membahas perilaku seluruh pasar (industry) dalam suatu perekonomian Negara.
4. Menjelaskan persoalan-persoalan:
a. Factor-faktor produksi yang tidak dapat digunakan secara penuh dalam perekonomian yang
2. Membahas perilaku seluruh perusahaan yang terdapat dalam suatu perekonomian Negara.
3. Membahas perilaku seluruh pasar (industry) dalam suatu perekonomian Negara.
4. Menjelaskan persoalan-persoalan:
a. Factor-faktor produksi yang tidak dapat digunakan secara penuh dalam perekonomian yang
diatur oleh mekanisme pasar;
b. Langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran;
c. Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga-harga barang (inflasi) serta
b. Langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran;
c. Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga-harga barang (inflasi) serta
kebijakan apa untuk mengatasi masalah inflasi tersebut.
Lingkungan eksternal adalah suatu lingkungan yang berada di luar perusahaan.
Perubahaan yang terjadi dalam lingkungan eksternal akan mempengaruhi kinerja di
dalam perusahaan secara keseluruhan. Lingkungan eksternal dapat dibagi dua
yaitu: a) Lingkungan eksternal makro yaitu lingkungan di luar yang berkaitan
dan berpengaruh erat dengan kegiatan perusahaan. Faktor-faktor lingkungan makro
perusahaan terdiri dari faktor kependudukan, ekonomi, teknologi, politik dan
hukum, sosial budaya, dan fisik alamiah; (b) Lingkungan eksternal mikro, yaitu
lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi
kemampuannya untuk melayani pasar. Lingkungan ini terdiri dari pemasok,
perantara, pesaing, dan masyarakat atau pembeli. Secara umum, faktor-faktor
tersebut dipandang sebagai faktor yang tidak dapat dikontrol seperti halnya
lingkungan makro eksternal. Faktor lingkungan eksternal mikro memberi pengaruh
yang lebih besar daripada makro eksternal.
1. Makro
Ekonomi Makro, contohnya : pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi,
1. Makro
Ekonomi Makro, contohnya : pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi,
pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. Pertumbuhan suatu negara
tergantung pada
efektivitas dan efisiensi sistem pasar dalam mengalokasikan barang dan jasa.
Beberapa kondisi
yang diperlukan supaya sistem dapat bekerja secara efektif dan efisien adalah:
a. Adanya hak memiliki dan mengelola properti swasta
b. Adanya kebebasan memilih dalam perdagangan barang dan jasa
c. Adanya ketersediaan informasi yang akurat berkaitan dengan barang dan jasa
a. Adanya hak memiliki dan mengelola properti swasta
b. Adanya kebebasan memilih dalam perdagangan barang dan jasa
c. Adanya ketersediaan informasi yang akurat berkaitan dengan barang dan jasa
2. Mikro
Ekonomi Mikro, contohnya : permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku
produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan. Dalam lingkup
mikro
perilaku etis identik dengan kepercayaan atau trust. Dalam lingkup mikro
terdapat rantai relasi
dimana pemasok (supplier), perusahaan, konsumen, karyawan saling berhubungan
dalam
kegiatan bisnis yang saling mempengaruhi. Tiap mata rantai di dalam relasi
harus selalu
menjaga etika sehingga kepercayaan yang mendasari hubungan bisnis dapat terjaga
dengan baik.
Referensi :
Buku
Pengantar Bisnis,John Soeprihanto,Edisi Kelima
https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/
Langganan:
Komentar (Atom)