Jumat, 24 Maret 2017

task 2

Task 2 Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2 #

1. The girl_____going to the movies

(A) he is

(B) he always was

(C) is relaxing

(D) will be


Answer : Kalimat di atas telah memiliki subject (the girl) dan memiliki part of verb (going), agar kalimat tersebut benar maka butuh bentuk verb BE agar kalimatnya menjadi komplit. Jawaban A dan B salah karena akan kelebihan subject (he). Jawaban C salah karena akan double verb ING dengan GOING. Jawaban D adalah yang terbaik karena untuk melengkapi kata Going yang butuh to BE.

 

2.  I______at library Gunadarma University.


      (A) was reading

(B) get finish read

(D) reading

(E) am reading


Answer : Kalimat diatas sudah memiliki subject namun belum memiliki verb, kalimat yang tepat adalah I am reading at library Gunadarma University. karena setelah to be “am” dapat ditemani oleh v+ing.


  3.  The book­­____Sent to you yesterday.


(A)   It was

      (B)   Were

(C)   Is

      (D)  Was


Answer : Kalimatnya belum memiliki verb. Was adalah singular verb dan cocok bila dipasangkan denga singular subject book dan was dipakai dalam simple past tense.


  4.      _________ was backed up for miles on the freeway.

  (A) Yesterday

  (B) In the morning

  (C) Traffic

  (D) Cars

Analysis: Kalimat diatas sudah memiliki verb, tetapi tidak ada subject. Jawaban (C) adalah jawaban yang tepat karena mengandung subjek tunggal yaitu trafficdan sesuai dengan kata kerja tunggal was.


  5. The customer______paying the clerk for the clothes.

(A) Is

(B) Want

(C) Can

(D) Are


Answer:  Kalimat diatas sudah memiliki Subject the customer dan part of verb paying. Kalimat diatas membutuhkan tobe untuk menjadikannya complete verb, maka jawaban dari soal di atas adalah (a) is, karena kalimat yang benar seharusnya adalah The customer is paying the clerk for the clothes.



Referensi :http://catatandiankurniawan.blogspot.com/search/label/Bahasa%20Inggris%20Bisnis%202

Minggu, 13 November 2016



PARAGRAF DEDUKTIF DAN PARAGRAF INDUKTIF


NAMA: FICKI KUSMAYADI
NPM   : 24214195 /3EB18
  1. Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.
Ciri-ciri kalimat deduktif:
  1. Kalimat utama berada di awal paragraf.
  2. Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan-penjelasan.
Pola Paragraf deduktif:
Umum,
Khusus,
Khusus,
Khusus.
Contoh Paragraf deduktif:
One Direction (disingkat 1D) adalah grup vokal pop pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles, Louis Tomlinson, dan sebelumnya, Zayn Malik sampai 25 Maret 2015. Grup vokal ini menandatangani kontrak dengan label rekaman milik Simon Cowell, Syco Records, setelah menjadi juara ketiga dalam ajang kompetisi menyanyi Britania Raya, The X Factor pada tahun 2010. Didorong oleh kesuksesan internasional di media sosial, lima album One Direction, Up All Night (2011), Take Me Home (2012), Midnight Memories (2013), Four (2014), dan “Made In The A.M.” (2015) menduduki tangga lagu teratas di pasar musik dunia, dan menghasilkan lagu-lagu hit seperti “What Makes You Beautiful”, “Live While We’re Young”, dan “Story of My Life”. Album studio kelima mereka, Made in the A.M., dirilis pada bulan November 2015.
  1. Paragraf Induktif
Kalimat utama Paragraf induktf terletak pada bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, rincian khusus maupun  bukti-bukti yang kemudia disimpulkan atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf. Paragraf Induktif dikembangkan dari pola khusus ke umum.
Ciri-ciri kaliamat Induktif:
  1. Diawali dengan penjelasan-penjelasan khusus.
  2. Kemudian, digeneralisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan-penjelasan khusus.
  3. Kesimpulan yang merupakan kalimat utama terdapat di akhir Paragraf.
Pola Kalimat Induktif:
Khusus,
Khusus,
Khusus,
Umum.
PARAGRAF INDUKTIF TERDIRI DARI BERBAGAI JENIS, YAITU:
A.GENERALISASI adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh:
Setelah ujian siswa-siswi kelas XII SMA Perguruan Advent Salemba diperiksa, ternyata nilai mereka beragam.Sebanyak 25 siswa nilai nya melebihi standar rata-rata kelulusan, 15 siswa mendapat nilai tepat pada rata-rata standar kelulusan, dan tidak seorangpun mendapat nilai dibawah standar rata-rata kelulusan.Bisa dikata kegiatan belajar mengajar di kelas dan sekolah ini cukup memuaskan dan berhasil.
B.ANALOGI adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Contoh:
Untuk mendaki sebuah gunung yang tinggi dibutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat agar sampai di atas dengan selamat. Hal ini dikarenakan akan banyak halangan dan rintangan yang akan menghadang di depan. Jika salah melangkah, bisa jadi kita malah akan terperosok dan jatuh ke jurang. Begitu juga dengan menggapai kesuksesan, untuk mencapai puncak kesuksesan juga dibutuhkan persiapan – persiapan matang dan mental yang kuat. Persiapan – persiapan itu diantaranya adalah ilmu, pengalaman dan keahlian khsusus. Jika kita tidak memiliki persiapan yang matang, maka kita akan mengalami hal yang sama dengan memanjat gunung yang tanpa persiapan, yakni kita bisa jatuh terperosok dan tidak akan sampai ke puncak kesuksesan. Oleh karena itu, mencapai kesuksesan sama halnya dengan mencapai puncak gunung, yaitu membutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat.
C.SEBAB-AKIBAT (Kausal) adalah proses penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan. Hubungan kausal ada tiga jenis, yaitu sebagai berikut:
  • Sebab – Akibat.Sebab – akibat ini berpola A menyebabkan B.
  • Akibat – Sebab. Akibat – sebab ini berpola Akibat dari B
  • Akibat – Akibat. Akibat – akibat merupakan penalaran yang menyiratkan penyebabnya, Peristiwa akibat langsung disimpulkan pada akibat yang lain.
Contoh:
Bantuan sarana dan prasarana pendidikan belum maksimal dan belum merata hingga ke pelosok negeri. Masih banyak sekolah dengan minim fasilitasdan gedung yang tidak layak pakai bahkan cenderung membahayakan karena hampir roboh. Bantuan uang tunjangan pendidikan bagi siswa kurang mampu pun ternyata masih belum sampai ke tangan yang semestinya menerima. Masih banyak siswa yang kurang mampu harus membayar biaya sekolah sedangkan siswa yang mampu justru mendapat beasiswa sekolah gratis. Itulah mengapa pendidikan di Indonesia sampai detik ini belum bisa dikatakan maju
D.PERBANDINGAN adalah jenis paragraf yang isi atau gagasan utamanya disampaikan dengan cara dibandingkan dengan suatu objek lain yang memiliki kesamaan ciri tertentu. 
Contoh:
Musik Rock adalah salah satu genre dalam khasanah musik populer dunia yang biasanya didominasi oleh vokal, gitar, drum, dan bas. banyak juga dengan penambahan instrumen seperti keyboad, piano maupun synthesizer. Musik rock biasanya mempunyai beat yang kuat dan didominasi oleh gitar, baik elektrik maupun akustik.Sedangkan Musik Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle not

Senin, 07 November 2016

NAMA: FICKI KUSMAYADI /3EB18/24214195

Contoh kalimat, berdasarkan ciri-ciri kalimat efektif :
1.      Kesepadanan
·         Ronaldo adalah pemain sepak bola Real Madrid, Ronaldo berasal dari Portugal. (tidak efektif)
·         Ronaldo adalah pemain sepak bola Real Madrid, yang berasal dari Portugal. (efektif)
2.      Kesejajaran
·         Durian itu dimakan Rere setelah buah membelahnya.(tidak efektif)
·         Durian itu dimakan Rere setelah buahnya dibelah.(efektif)
3.      Ketegasan
A.    Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di awal kalimat.
·         Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini. (tidak efektif)
·         Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (efektif)
B.     Membuat urutan kata yang bertahap.
·         Bukan sejuta, seribu, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (tidak efektif)
·         Bukan seratus, seribu, atau seratus ribu, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (efektif)
C.     Melakukan pengulangan kata.
·         Film itu tertarik, film itu terharu.(tidak efektif)
·         Film itu menarik, film itu mengharukan. (efektif)
D.    Mempergunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
·         Yang akan bertanggung jawab dialah. (tidak efektif)
·         Dialah yang akan bertanggung jawab. (efektif)
·         minumnya aqua dingin, apapun makananya. (tidak efektif)
·         Apapun makananya, minumnya aqua dingin. (efektif)
·         Dia mengerti akankah maksudku ? (tidak efektif)
·         Akankah dia mengerti maksudku ? (efektif)
4.      Kehematan
·         Akibat ia tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (tidak efektif)
·         Akibat tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (efektif)
5.      Kecermatan
·         Dosen baru pergi ke ruang sekdos. (tidak efektif)
·         Dosen yang baru pergi ke ruang sekdos. (efektif)
6.      Kepaduan
·         Guru itu menceritakan tentangpegalaman masa kecilnya. (tidak efektif)
·         Guru itu menceritakan pengalaman masa kecilnya. (efektif)
7.      Kelogisan
·         Kepada Ibu kepala sekolah, waktu dan tempat kami persilahkan. (tidak efektif)
·         Kepada Ibu kepala sekolah, kami persilahk

Minggu, 11 Januari 2015

TUGAS 7

1.Manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan karena Manajemen pemasaran adalah suatu analisis,perencanaan,implementasi,dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi,oleh karena itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan.


2.Perbedaan kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran yaitu Kebutuhan dalam konsep pemasaran  merupakan suatu hal yang penting baik bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan-kebutuhan tersebutlah terciptanya produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga sangat berkaitan dengan pemasar.
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta  dapat memajukan perusahaannya.

3.Perbedaan pasar dan pemasaran secara singkat
Pengertian “pasar” semula adalah tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang- barang mereka atau lebih jelasnya tempat pertemuan pembeli dan penjual.
Jika harus mendefinisikan pemasaran, kebanyakan orang, mengatakan pemasaran artinya ”penjualan/periklanan”.
Pengertian pasar menurut pemasaran adalah:
Pasar adalah kelompok individual (perorangan maupun organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, berdaya beli, dan berniat merealisasikan pembelian tersebut.
Kesimpulan nya :
Dari pernyataan di atas saya menarik kesimpulan tentang pangertian atau definisi pasar dan pemasaran yang lebih singkat dan jelas, Yaitu:
Pasar adalah Individu atau kelompok maupun organisasi yang mempunyai kebutuhan, berdaya beli, dan merealisasikan kebutuhan tersebut sebagai permintaan atas barang atau jasa.
  Dan pemasaran adalah proses dimana individu/ kelompok memperoleh apa yang mereka inginkan dengan menyediakan sesuatu kebutuhan, menetapkan harga, mendistribusikan, menawarkan atau mempromosikan dengan mempertukarkan produk serta jasa yang bernilai agar memuaskan pihak lain (konsumen) dan mencapai tujuan individu/ kelompok tersebut.
4.Bauran pemasaran (Marketing mix)
Pengertian Bauran pemasaran adalah unsur atau elemen internal penting yang membentuk program pemasaran sebuah organisasi. Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep universal yang telah dikembangkan dalam pemasaran. (Ad. Payne, 1995:31)

Bauran pemasaran terdiri dari:
  1. Produk. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan oleh individu, rumah tangga, maupun organisasi ke dalam pasar untuk diperhatikan, digunakan, dibeli, maupun dimiliki.
  2. Harga. Harga adalah sejumlah nilai yang dipertukarkan untuk memperoleh suatu produk.
  3. Tempat. Tempat adalah menyediakan produk kepada konsumen pada tempat yang tepat, kualitas yang tepat, dan jumlah yang tepat.
  4. Promosi. Promosi adalah kegiatan-kegiatan untuk mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan produk dan membujuk konsumen untuk membelinya.
Referensi
http://pengertian-skripsi.blogspot.com/2011/02/pengertian-bauran-pemasaran.html

Tugas 6

1.Alasan memilih jurusan Akuntansi dan manfaat yang diharapkan dari ilmu Akuntansi untuk kehidupan saya yaitu salah satunya karena dulunya sewaktu saya duduk dibangku SMA saya berasal dari jurusan Ilmu Sosial . Dimana saya disana sudah mendapatkan pelajaran yang berhubungan dengan akuntansi baik pelajaran dasar akuntansi maupun sampai pelajaran selanjutnya yang lebih meluas. Sehingga ketika saya ingin melanjutkan studi saya berpikir alangkah baiknya jika saya melanjutkan kejurusan yang sama yaitu akuntansi. Alasan saya yang kedua yaitu dimana orangtua saya sudah sangat mendukung saya untuk memilih jurusan ini karena prospek kerja kedepannya sangat meluas . Karena dilihat dari segi pembelajarannya akuntansi itu berhubungan dengan keuangan dan didalam pelajaran akuntansi juga diajarkan untuk mengerjakan sesuatu dengan teliti,jujur dan bertanggung jawab. Jadi, setiap perusahaan pasti membutuhkan seorang Akuntan untuk dapat mengatur keuangan didalam perusahaan tersebut . Dan jika yang diambil perusahaan dari jurusan yang tidak berhubungan dengan keuangan mungkin sulit atau tidak sejalan karena pastinya tidak begitu mendalami akuntansi. Seorang Akuntan itu tidak hanya diperlukan diperusahaan jasa atau perusahaan dagang tetapi banyak perusahaan yang pasti membutuhkannya karena perusaahan manapun pasti membutuhkan seorang Akuntan untuk mengatur keuangan perusaahan tersebut. Selain itu seorang Akuntan juga sangat dibutuhkan sekali dibank , dimana disana setiap pekerjaan sudah berhubungan dengan uang dan seorang Akuntan yang bisa dikatakan paling cocok untuk bekerja disana .
2.Jenis jenis bidang Akuntansi beserta contohnya.
1. Akuntansi Keuangan merupakan bidang akuntansi terutama yang berkaitan dengan pencatatan dan pelaporan keuanganperusahaan yang ditujukan terutama kepada pihak-pihak eksternal perusahaan seperti investor, kreditor, lembaga pemerintah, pelanggan, pemasok dan masyarakat.
2. Akuntansi Manajemen merupakan bidang akuntansi yang termasuk didalamnya akuntansi keuangan dan data-data keuangan estimasian yang berguna bagi manajer untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari dan merencanakan masa depan operasi perusahaan.
3. Akuntansi Biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan biaya biaya perusahaan. Akuntansi biaya ini bermanfaat bagi manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan biaya-biaya perusahaan.
4. Perpajakan merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan penghitungan, pencatatan dan pelaporan pajak-pajak yang menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku.
5. Pemeriksaan Laporan Keuangan (Auditing) merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan kewajaran pencatatan dan pelaporan keuangan yang disusun dan dipublikasikan oleh manajemen perusahaan.
6. Penganggaran merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan rencana secara terinci untuk mencapai sasaran yang ditetapkan perusahaan seperti penjualan, biaya, aset dan laba.
7. Perancangan Sistem Informasi merupakan bidang akuntansi yang meliputi kegiatan identifikasi kebutuhan informasi untuk kepentingan internal maupun eksternal yang akan membantu manajemen untuk mengawasi dan mengendalikan jalannya operasi perusahaan.
8. Pemeriksaan Internal merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan kegiatan pemeriksaan efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan dan untuk menjamin bahwa para karyawan dan bagian bagian dari perusahaan telah melaksanakan prosedur dan rencana yang ditetapkan manajemen
9. Akuntansi Pemerintahan atau Sektor Publik merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan keuangan pada organisasai pemerintahan atau organisasi yang memberikan jasa publik
10. Konsultasi Manajemen merupakan jasa yang dapat diberikan oleh akuntan selain yang berhubungan dengan akuntansi seperti studi kelayakan, susunan organisasi, analisis data ekonomi dan lain-lain
3.Pengertian laporan keuangan dan syarat syarat dalam laporan keuangan.
Laporan keuangan adalah laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan baik didalam maupun diluar perusahaan mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan .
Syarat syarat Laporan keuangan ;
1.Relevan artinya informasi yang disajikan harus ada hubungannya dengan pihak pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.
2.Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan harus disajikan secara jelas dan mudah dipahami oleh para pemakainya.
3.Netral artinya bahwa laporan keuangan bersifat umum , objektif , dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
4.Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus disajikan tepat pada waktunya.
5.Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.
Referensi

Tugas 5

1.Perbedaan antara kewiraswastaan, wiraswasta , dan wiraswastaan yaitu
-Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan dari seseorang untuk menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu , uang , dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil.
-Wiraswata adalah alternative penyediaan lapangan pekerjaan minim bagi sipemilik modal itu sendiri.
-Wiraswastaan adalah sebuah profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dengan seni yang hanya dapat diperoleh dari suatu rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik .
2.Perbedaan ciri perusahaan besar dan perusahaan kecil beserta contohnya yaitu
Ciri perusahaan besar :
-Pada umumnya dikelola atau dipimpin oleh manajer professional(bukan pemiliknya)
-Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan
-Persentase kegagalan usaha relative rendah
-Modal jangka panjang relatif lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usaha.
Contoh perusahaan besar :
-PT Unilever Indonesia Tbk
-Bidang Perbankan : BCA , BRI , MANDIRI
-PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
-PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
Ciri perusahaan kecil :
-Pada umumnya dikelola atau dipimpin sendiri oleh sipemiliknya.
-Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas atau jabatan pada seseorang.
-Persentase kegagalan usaha relative cukup tinggi
-Kesulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
Contoh perusahaan kecil :
-Usaha kecil dibidang kuliner
-Usaha kecil dibidang jasa
-Usaha kecil jual beli
-Usaha kecil dibidang Agrobisnis
                                                                                                              
3.Contoh Franchise local dan asing yang ada di Indonesia yaitu :      
Contoh Franchise Asing :
-Fast Food : KFC, Texas Fried Chicken , Mc. Donald , A & W.
-Restaurant/café/bar : Red Lobster , Panderosa , asaizzler.
-Pizza/es krim/Youghurt/donut : Pizza Hut , Round tabl pizza , Jollie Bee , Baskin , Robins
-Soft drink : Green spot , Coca cola , Pepsi cola , Gatorade
-Seven Eleven
-Starbuck Coffe
-Sushie
-Steak
Contoh Franchise Local :
-Hayam wuruk ayam tulang lunak
-Ayam bakar Mas Mono
-Bumbu Kuring
-Es Teler 77
-mang Kabayan
-Kebab Turki
-Sop Durn
-Waralab fried Chicken
4.Kuntungan dan kerugian suatu franchise yaitu :
Keuntungan Franchise :
-Adanya program program pelatihan dari Franchisor (yang punya perusahaan) sehingga kurangnya skill dapat ditanggulangi.
-Secara psikologis pihak Franchise akan berusaha untuk dapat memajukan bisnisnya itu disamping mendapat bantuan dan bimbingan dari pihak Franchise.
-Populer seketika.
-Karena sudah popular maka tentu saja perusahaan baru tersebut tidak butuh dana besar untuk promo
-Resiko dalam bsinis Franchise biasanya umunya kecil.
-Franchise mendapat hak untuk menggunakan merk dagang,paten , hak cipta  dan resep rahasia milik Franchisor.
Kekurangan Franchise :
-Peran yang dimainkan oleh Franchisor sangat besar dngan kontrol yang tinggi sehingga pihak franchise hilang kemandiriannya.
-Kesukaran dalam menilai kualitas franchisor.
-Biasanya kontral franchise berisikan juga pembatasan pembatasan terhadap bisnis franchise dan ruang gerak dari pihak franchisor.
-Kebijakan kebijakan pihak franchisor tidak selamanya berkenaan dihati pihak franchise.
-Franchisor bisa jadi membuat kesalahan dalam kebijakannya.
Referensi
http://walangkopo99.blogspot.com/2011/12/blog-post.html

Jumat, 14 November 2014

TUGAS 3 SOFTSKILLS



PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

I.  Pengertian Perusahaan
       Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor
    faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta
    melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan 
    masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai
    organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber
    ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan
    dengan cara yang menguntungkan.

    A. Fungsi-fungsi Perusahaan
            Ada 2 fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir, 
            terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
              * Fungsi operasi
        Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama 
      perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, 
      pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
              * Fungsi manajemen 
         Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian. Bila keduanya berjalan dengan 
       baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer,   terkoordinasi,
       terintegrasidalam rangka mencapai tujuan. 

B. Ciri-ciri Perusahaan
                Mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali.
                Ciri umumnya :
                    * Operatif
            Adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia / 
            distribusi barang dan jasa.
                    * Koordinatif
          Diperlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk 
          mencapai tujuan.
                    * Regular
           Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat 
           mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
                    * Dinamis
           Lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri 
           terhadap perubahan.
                    * Formal
           Tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
                    * Lokasi
           Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara 
           geografis jelas.
                    * Pelayanan Bersyarat
           Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang 
           secara geografis jelas.

II.  Lingkungan Perusahaan
      Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun 
      kegiatannya.  Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
     1.   Lingkungan Eksternal
     Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan 
     perusaan.
           Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
           A)    Lingkungan eksternal makro
           Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
           Contoh :
                   * Keadaan alam => SDA, lingkungan. 
                   * Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh 
                      politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan. 
                   * Hukum.
                   * Perekonomian.
                   * Pendidikan dan kebudayaan 
                   * Social dan budaya 
                   * Kependudukan 
                   * Hubungan internasional.
            B)   Lingkungan eksternal mikro
           Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
                  Contoh : 
                   * Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. 
                   * Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian 
                      hasil-hasil produksi ke konsumen. 
                   * Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. 
                   * Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
 
     2.   Lingkungan Internal
     Adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil 
     produksi. Contoh : 
      * Tenaga kerja 
      * Peralatan dan mesin 
      * Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana) 
      * Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan 
      * System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.



PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL

I. Perusahaan 
        adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi 
   bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan 
   kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.
   A. Tujuan didirikannya suatu Perusahaan
        Tujuan dibentuknya Perusahaan dibedakan menjadi dua yaitu :
        1. Tujuan Ekonomis
            Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
            Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, 
                           kuantitas, pelanggan (inovatif).

        2. Tujuan Sosial
            Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, 
            maupun masyarakat luas.
        Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu
        memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.

   B. Perusahaan sebagai suatu Sistem 
            Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung 
        maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem 
        karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak 
        langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai 
        tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun tanggung jawab 
        sosial.
        1. Sifat Sistem Perusahaan
            Terdapat 5 sifat sistem perusahaan diantaranya :
               * Kompleks
               * Beragam
               * Dinamis
               * Saling tergantung
               * Sebagai suatu kesatuan/unit

    C. Fungsi Perusahaan
        Ada dua fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancar, terkoordinir, 
        terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yaitu :
        a. Fungsi Operasi 
            Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, 
            akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, pelayanan umum 
            dan UU, dan fungsi operasi penunjang.
        b. Fungsi Manajemen
            Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
       Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, 
       terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.
     

II. Lembaga Sosial
         Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga 
     yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat 
     mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. 
         Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat 
     tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan 
     pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah
     laku anggotanya.
         Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan 
     adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan 
     maksimum. Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan perusahaan. 
     Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran, 
     prestise,  pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada masyarakat dan sebagainya.
         Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada 
     penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. 
     Lembaga sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, 
     perusahaan  berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya 
     untuk meningkatkan nilai perusahaan.

LETAK DAN TEMPAT KEDUDUKAN PERUSAHAAN
A.  Pentingnya Letak Perusahaan
          Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana 
      perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan 
      dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.   
          Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini 
      bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara 
      coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing, disamping waktu 
      harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.    
         Oleh karena itu, pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui 
      beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.
 
B.  Jenis Letak Perusahaan
      Ada 4 jenis letak perusahaan :
        1. Letak perusahaan yang terkait pada alam 
             Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat 
             ditentukan oleh manusia misalkan, usaha pertanian, pertambangan.
        2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah
             Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu. Misalkan 
             kerajinan batik di daerah surakarta dan jogjakarta. Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini 
             dimulai dari para wanita dalam kraton.
        3. Letak perusahaan yang ditentukan pemerintah
             Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan 
             aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa tergangggu karena 
             adanya perusahaan itu.
        4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
             Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu 
             dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:
                 * Dekat dengan bahan baku 
                 * Dekat dengan pasar 
                 * Dekat dengan pemasok tenaga kerja 
                 * Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi 
                 * Iklim 
                 * Ongkos transport 
                 * Besarnya suplai modal
 
C. Cara Penentuan Letak Perusahaan
     Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
     1. Cara Kualitatif
          Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap 
          relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.
     2. Cara Kuantitatif
          Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor pada 
          masing-masing kriteria. 
 Sedangkan menurut teori Alfred Weber, dalam teorinya mengemukakan ada dua faktor yang 
 mempengaruhi penetapan lokasi perusahaan, yaitu :
   * Biaya pengangkutan 
   * Biaya tenaga kerja


PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO

     Pembagian Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro ini tidaklah mutlak sebab pengertian total (agregat) merupakan penjumlahan dari satuan-satuan (unit-unit khusus yang lebih kecil). Misalnya, pendapatan nasional adalah penjumlahan dari pendapatan rumah tangga yang terdapat dalam suatu masyarakat. Membagi Ilmu Ekonomi menjadi Makro dan Mikro tidaklah berarti bahwa persoalan-persoalan pendapatan tidak dipersoalkan lagi dalam Ekonomi Mikro dan persoalan-persoalan tentang harga tidak dibicarakan lagi dalam Ekonomi Makro.
     Kedua persoalan itu sebenarnya masih juga dibahas hanya saja pembahasannya berbeda. Untuk itu, perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi makro berikut:
Ekonomi Mikro
   1. Membahas perilaku individu rumah tangga.
   2. Membahas perilaku individu perusahaan.
   3. Membahas perilaku suatu pasar (industry).
   4. Menganalisis masalah-masalah
       a. Proses terjadinya tingkat harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar dalam Teori 
           Harga;
       b. Bagaimana produsen menentukan tingkat produksi dan memilih factor produksi sehingga 
           dapat memberikan keuntungan dalam Teori Produksi;
       c. Factor-faktor yang menentukan pendapatan setiap factor produksi dalam Teori Distribusi. 

Ekonomi Makro
   1. Membahas perilaku rumah tangga dalam suatu perekonomian Negara.
   2. Membahas perilaku seluruh perusahaan yang terdapat dalam suatu perekonomian Negara.
   3. Membahas perilaku seluruh pasar (industry) dalam suatu perekonomian Negara.
   4. Menjelaskan persoalan-persoalan:
       a. Factor-faktor produksi yang tidak dapat digunakan secara penuh dalam perekonomian yang 
           diatur oleh mekanisme pasar;
       b. Langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran;
       c. Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga-harga barang (inflasi) serta 
           kebijakan apa untuk mengatasi masalah inflasi tersebut.
 
     Lingkungan eksternal adalah suatu lingkungan yang berada di luar perusahaan. Perubahaan yang terjadi dalam lingkungan eksternal akan mempengaruhi kinerja di dalam perusahaan secara keseluruhan. Lingkungan eksternal dapat dibagi dua yaitu: a) Lingkungan eksternal makro yaitu lingkungan di luar yang berkaitan dan berpengaruh erat dengan kegiatan perusahaan. Faktor-faktor lingkungan makro perusahaan terdiri dari faktor kependudukan, ekonomi, teknologi, politik dan hukum, sosial budaya, dan fisik alamiah; (b) Lingkungan eksternal mikro, yaitu lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar. Lingkungan ini terdiri dari pemasok, perantara, pesaing, dan masyarakat atau pembeli. Secara umum, faktor-faktor tersebut dipandang sebagai faktor yang tidak dapat dikontrol seperti halnya lingkungan makro eksternal. Faktor lingkungan eksternal mikro memberi pengaruh yang lebih besar daripada makro eksternal.
1. Makro
       Ekonomi Makro, contohnya : pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, 
       pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. Pertumbuhan suatu negara tergantung pada 
       efektivitas dan efisiensi sistem pasar dalam mengalokasikan barang dan jasa. Beberapa kondisi 
       yang diperlukan supaya sistem dapat bekerja secara efektif dan efisien adalah:
       a. Adanya hak memiliki dan mengelola properti swasta
       b. Adanya kebebasan memilih dalam perdagangan barang dan jasa
       c. Adanya ketersediaan informasi yang akurat berkaitan dengan barang dan jasa

2. Mikro
       Ekonomi Mikro, contohnya : permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku 
       produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan. Dalam lingkup mikro 
       perilaku etis identik dengan kepercayaan atau trust. Dalam lingkup mikro terdapat rantai relasi 
       dimana pemasok (supplier), perusahaan, konsumen, karyawan saling berhubungan dalam 
       kegiatan bisnis yang saling mempengaruhi. Tiap mata rantai di dalam relasi harus selalu 
       menjaga etika sehingga kepercayaan yang mendasari hubungan bisnis dapat terjaga dengan baik.



 
Referensi :
Buku Pengantar Bisnis,John Soeprihanto,Edisi Kelima
https://sites.google.com/site/lingkunganperusahaan/