PARAGRAF DEDUKTIF DAN PARAGRAF INDUKTIF
NAMA: FICKI KUSMAYADI
NPM : 24214195 /3EB18
- Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.
Ciri-ciri kalimat deduktif:
- Kalimat utama berada di awal paragraf.
- Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan-penjelasan.
Pola Paragraf deduktif:
Umum,
Khusus,
Khusus,
Khusus.
Contoh Paragraf deduktif:
One Direction (disingkat 1D) adalah grup vokal pop pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles, Louis Tomlinson, dan sebelumnya, Zayn Malik sampai 25 Maret 2015. Grup vokal ini menandatangani kontrak dengan label rekaman milik Simon Cowell, Syco Records, setelah menjadi juara ketiga dalam ajang kompetisi menyanyi Britania Raya, The X Factor pada tahun 2010. Didorong oleh kesuksesan internasional di media sosial, lima album One Direction, Up All Night (2011), Take Me Home (2012), Midnight Memories (2013), Four (2014), dan “Made In The A.M.” (2015) menduduki tangga lagu teratas di pasar musik dunia, dan menghasilkan lagu-lagu hit seperti “What Makes You Beautiful”, “Live While We’re Young”, dan “Story of My Life”. Album studio kelima mereka, Made in the A.M., dirilis pada bulan November 2015.
- Paragraf Induktif
Kalimat utama Paragraf induktf terletak pada bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, rincian khusus maupun bukti-bukti yang kemudia disimpulkan atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf. Paragraf Induktif dikembangkan dari pola khusus ke umum.
Ciri-ciri kaliamat Induktif:
- Diawali dengan penjelasan-penjelasan khusus.
- Kemudian, digeneralisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan-penjelasan khusus.
- Kesimpulan yang merupakan kalimat utama terdapat di akhir Paragraf.
Pola Kalimat Induktif:
Khusus,
Khusus,
Khusus,
Umum.
PARAGRAF INDUKTIF TERDIRI DARI BERBAGAI JENIS, YAITU:
A.GENERALISASI adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh:
Setelah ujian siswa-siswi kelas XII SMA Perguruan Advent Salemba diperiksa, ternyata nilai mereka beragam.Sebanyak 25 siswa nilai nya melebihi standar rata-rata kelulusan, 15 siswa mendapat nilai tepat pada rata-rata standar kelulusan, dan tidak seorangpun mendapat nilai dibawah standar rata-rata kelulusan.Bisa dikata kegiatan belajar mengajar di kelas dan sekolah ini cukup memuaskan dan berhasil.
B.ANALOGI adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Contoh:
Untuk mendaki sebuah gunung yang tinggi dibutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat agar sampai di atas dengan selamat. Hal ini dikarenakan akan banyak halangan dan rintangan yang akan menghadang di depan. Jika salah melangkah, bisa jadi kita malah akan terperosok dan jatuh ke jurang. Begitu juga dengan menggapai kesuksesan, untuk mencapai puncak kesuksesan juga dibutuhkan persiapan – persiapan matang dan mental yang kuat. Persiapan – persiapan itu diantaranya adalah ilmu, pengalaman dan keahlian khsusus. Jika kita tidak memiliki persiapan yang matang, maka kita akan mengalami hal yang sama dengan memanjat gunung yang tanpa persiapan, yakni kita bisa jatuh terperosok dan tidak akan sampai ke puncak kesuksesan. Oleh karena itu, mencapai kesuksesan sama halnya dengan mencapai puncak gunung, yaitu membutuhkan persiapan – persiapan dan mental yang kuat.
C.SEBAB-AKIBAT (Kausal) adalah proses penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan. Hubungan kausal ada tiga jenis, yaitu sebagai berikut:
- Sebab – Akibat.Sebab – akibat ini berpola A menyebabkan B.
- Akibat – Sebab. Akibat – sebab ini berpola Akibat dari B
- Akibat – Akibat. Akibat – akibat merupakan penalaran yang menyiratkan penyebabnya, Peristiwa akibat langsung disimpulkan pada akibat yang lain.
Contoh:
Bantuan sarana dan prasarana pendidikan belum maksimal dan belum merata hingga ke pelosok negeri. Masih banyak sekolah dengan minim fasilitasdan gedung yang tidak layak pakai bahkan cenderung membahayakan karena hampir roboh. Bantuan uang tunjangan pendidikan bagi siswa kurang mampu pun ternyata masih belum sampai ke tangan yang semestinya menerima. Masih banyak siswa yang kurang mampu harus membayar biaya sekolah sedangkan siswa yang mampu justru mendapat beasiswa sekolah gratis. Itulah mengapa pendidikan di Indonesia sampai detik ini belum bisa dikatakan maju
D.PERBANDINGAN adalah jenis paragraf yang isi atau gagasan utamanya disampaikan dengan cara dibandingkan dengan suatu objek lain yang memiliki kesamaan ciri tertentu.
Contoh:
Musik Rock adalah salah satu genre dalam khasanah musik populer dunia yang biasanya didominasi oleh vokal, gitar, drum, dan bas. banyak juga dengan penambahan instrumen seperti keyboad, piano maupun synthesizer. Musik rock biasanya mempunyai beat yang kuat dan didominasi oleh gitar, baik elektrik maupun akustik.Sedangkan Musik Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle not
Tidak ada komentar:
Posting Komentar